Selasa, 08 Oktober 2019

1. CLOUD HOSTING Apa Itu Cloud Hosting? Memahami Pengertian dan Arsitektur Cloud Hosting Jika masih awam, pastinya Anda akan bertanya-tanya, apa itu cloud hosting? Memahami pengertian cloud hosting tidak begitu sulit. Cloud hosting adalah tipe web hosting yang menggunakan berbagai macam server untuk menyeimbangkan load dan memaksimalkan uptime. Alih-alih menggunakan single server, website Anda akan mengakses “cluster” yang memanfaatkan resource dari pool yang terpusat. Hal ini menunjukkan bahwa kalau ada satu server yang gagal, maka server yang lain tidak akan terpengaruh, melainkan tetap berfungsi. Misalkan saja cloud sebagai web dari beberapa komputer berbeda dan semuanya saling terhubung. Semakin banyak mesin yang terhubung ke jaringan, maka semakin besar pula resource yang ditambahkan ke cloud secara keseluruhan. Di cloud hosting, Anda akan mendapatkan suatu bagian yang disebut cloud cluster. Hal ini berbeda dari web hosting pada umumnya, di mana Anda memperoleh space dengan jumlah tertentu dari single server. Beberapa keunggulan cloud hosting adalah fokus utama pada uptime, resource sendiri, kemudahan dalam scaling, dan alamat IP yang dedicated.]

 2. DEDICATED HOSTING Apa itu Dedicated Hosting? Dedicated Hosting adalah sebuah layanan hosting yang dikelola oleh provider hosting, dimana klien dapat menyewa seluruh server dan tidak akan membagikan dengan siapapun. Ini akan memberikan lebih banyak keuntungan dibanding saat website profesional hanya menggunakan Shared Hosting biasa. Karena dalam satu server hanya ada satu akun hosting dan kita bebas menggunakannya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kita. Mengapa harus Dedicated Hosting? Biasanya para pemilik bisnis kelas premium akan memilih Dedicated hosting untuk Website Prioritas mereka. Alasannya karena pemilik website ini akan memiliki hak penuh terhadap server yang ia sewa, termasuk untuk memilih operasi, perangkat keras yang digunakan dan lain sebagainya. Alasan lainnya adalah karena banyak pemilik bisnis/website yang enggan direpotkan lagi dengan hal teknis seperti instalasi dan konfigurasi server hosting mereka. Belum lagi jika terjadi trouble shooting yang harus dilakukan terkait kinerja server. Itu sebabnya website prioritas akan lebih memilih menggunakan dedicated hosting untuk website mereka. Dedicated Hosting juga banyak dipilih karena dalam server yang disewa akan memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi daripada sekedar shared hosting biasa. Ini jelas saja terjadi, karena satu akun hosting yang dimiliki akan benar – benar menempati satu servernya sendiri, tanpa dibagi dengan pihak ketiga. Itu sebabnya,jaminan keamanan jelas bisa diberikan bila menggunakan Dedicated Hosting. Dedicated Hosting memang terlihat berbeda dari sebuah Shared Hosting pada umumnya, karena pada Dedicated Hosting kita harus membayar lebih mahal daripada Shared Hosting biasa. Dari segi biaya maintanance dan pemeliharaan seluruhnya ditanggung oleh pengguna, sedangkan penyedia Dedicated Hosting akan bertanggungjawab dalam mengelola perangkat keras dan juga jaringan yang digunakan. Saat ini banyak provider hosting yang juga menawarkan Dedicated Hosting untuk pelanggan VVIP mereka. Tentu saja tujuannya untuk mendukung dan mununjang kenyamanan pelanggan dalam menggunakan layanan mereka. Salah satu yang menyediakan Dedicated Hosting di Indonesia adalah Beon.co.id. Dari sini Anda bisa mulai menentukan apakah Anda akan menggunakan Shared Hosting biasa atau ingin beralih menggunakan Dedicated Hosting yang akan membuat website Anda menjadi lebih profesional dan juga premium

3. SHARED HOSTING Apa itu Hosting ? Hosting merupakan Istilah untuk jasa penyewaan server Internet untuk keperluan website dan email. Pemakai umum menyewa jasa hosting kepada penyedia hosting seperti IDCloudHost dan mendapatkan account hosting (sejumlah ruang disk, account email, akses shell/FTP, dll) dan dapat mengupload file-file website yang kemudian nanti dapat dilihat oleh pengunjung website. Bisa disebut juga web hosting, karena umumnya selalu berkaitan dengan website, walaupun bisa saja ada layanan hosting yang khusus email saja (email hosting), akses telnet/SSH/shell saja (shell hosting), dsb. Apa itu shared hosting? Shared hosting adalah layanan hosting di mana sebuah account hosting ditaruh bersamasama beberapa account hosting lain dalam satu server yang sama, dan memakai services bersama-sama. Keuntungan shared hosting adalah harganya yang murah. Sementara Dedicated Hosting adalah layanan hosting di mana sebuah server yang dipakai oleh 1 account (atau 1 website, 1 klien) saja. Keuntungannya adalah performa dan privasi yang lebih baik, karena server tidak dipakai oleh pihak ketiga. Terdiri dari Colocation (di mana mesin disediakan oleh klien sendiri dan ditaruh di data center penyedia hosting) dan Dedicated Server (di mana mesin disediakan oleh pihak penyedia hosting). Apa saja yang saya dapat dari hosting? Dengan berlangganan account hosting pada penyedia hosting, Anda biasanya mendapatkan nama domain, sejumlah ruang disk yang bisa diisi dengan file-file Anda, alamat/account email. Sehingga Anda dapat membuat website dan berinteraksi dengan pengunjung website dan/atau staf Anda menggunakan website dan email. Bagi Anda yang membutuhkan hosting, bisa mencoba layanan Hosting dari IDcloudHost dengan harga murah dan terjangkau .

 4. VPS HOSTING Apakah Anda sudah tahu mengenai apa itu VPS? Jika belum, maka Anda membaca artikel yang tepat. Di sini kami akan mengulas pengertian VPS serta fungsi dan kegunaannya. VPS merupakan singkatan dari Virtual Private Server. VPS hosting adalah salah satu layanan hosting yang paling banyak digunakan untuk mengonlinekan website. Tipe hosting ini menggunakan teknologi virtualisasi yang menyediakan resourse dedicated (pribadi) di server meskipun digunakan oleh lebih dari satu user. VPS hosting merupakan pilihan yang lebih aman dan stabil jika dibandingkan dengan shared hosting, di mana Anda sama sekali tidak menggunakan ruang server yang dedicated. Akan tetapi, shared hosting lebih murah daripada Anda harus menyewa atau membeli seluruh ruang server. Biasanya VPS hosting disewa oleh pemilik situs yang websitenya sudah memperoleh jumlah traffic tinggi yang bahkan melebihi batas penggunaan yang disarankan oleh paket shared hosting. Hanya saja, pemiliki situs seperti ini masih belum membtuhkan resource dari server dedicated. Umumnya VPS menawarkan lebih dari satu paket hosting. Sebagai contoh, di Hostinger, kami punya enam paket VPS hosting untuk memenuhi kebutuhan website bisnis Anda dan memungkinkan Anda men-scale situs apabila suatu saat membutuhkan resource lebih.

Instalasi, Konfigurasi dan Pengujian Firewall Debian

INSTAL FIREWALL DIDEBIAN 
ketik perintah berikut :

apt-get update && upgrade

setelah prosesnya selesai, lanjutkan ketik perintah

apt-get install openssh-server

Sekarang debian kalian sudah terinstall openssh sshd server, standart port yang otomatis terkonfigurasi adalah port 22. Kalau ragu silahkan cek, ketik perintah

netstat -tulpn | grep :22

hasilnya kurang lebih seperti ini 

tcp        0      0 0.0.0.0:22              0.0.0.0:*               LISTEN      3946/sshd tcp6       0      0 :::22                   :::*                    LISTEN      3946/sshd

kalau mau merubah atau menambah port nya ketik perintah

vim /etc/ssh/sshd_config

maka akan muncul pengaturan ssh server, silahkan edit sesuai selera. Jika sudah selesai tekan tombol Esc dan :X tekan enter

lalau restart ssh server agar konfigurasi kita dapat berjalan dengan baik, ketik perintah

service ssh restart

Terkadang kita menambahkan banyak port untuk terhubung ke ssh, misalnya dalam konfigurasi kita menambahkan port 143 dan 443. Kita harus membuka firewall atau menambah aturan ip tables pada os debian kita dan membatasi akses ke 10.17.100.1/24 misalnya. Ketik petintah

iptables -A INPUT -s 192.168.1.0/24 -m state - state NEW -p tcp - dport 22 -j ACCEPT iptables -A INPUT -s 192.168.1.0/24 -m state - state NEW -p tcp - dport 143 -j ACCEPT iptables -A INPUT -s 192.168.1.0/24 -m state - state NEW -p tcp - dport 443 -j ACCEPT

KONFIGURASI FIREWALL DIDEBIAN
langkah-langkah konfigurasi dari firewall :

1. Pastikan client sudah mendapatkan ip dari router debian.
2. Kemudian untuk konfigurasi pertama pada debian router ketikkan perintah  #nano /etc/sysctl.conf  3. Setelah itu cari kalimat #net.ipv4.ip_forward=1 setelah itu hilangkan tanda pagarnya. Kemudian keluar dan simpan dengan menekan ctrl x + y + enter

 

 4. Kemudian ketikkan perintah #sysctl -p dan pastikan muncul kalimat seperti gambar di bawah.

 

5. Kemudian ketikkan perintah   # iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE 



 





6. Kemudian lakukan konfiguras lagi supaya ketika kita waktu mematikan/mereboot debian router, kita tidak perlu menyetting ulang kembali. ketikkan perintah  #nano /etc/rc.local kemudian tambahkan iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE diatas tulisan exit 0 seperti gambar di bawah. Kemudian keluar dan simpan dengan menekan ctrl x + y + enter
 

7. Setelah itu cek client dengan cara ping google.com jika sudah berhasil maka konfigurasi yang kita lakukan tadi telah berhasil
PENGUJIAN FIREWALL DI DEBIAN
uji coba server http menggunakan browser, network is protected by a firewall,Konfigurasi Firewall di Debian sudah berhasil.
Untuk melakukan pengujian port yang di beri akses dapat mengakes aplikasi atau portnya, contoh nya port 80 atau HTTP jika web masih bias di akses berarti FIREWALL sudah berjalan dengan semestinya.